Mencetak Generasi Berkarakter & Berprestasi
Selamat datang di Bidang Kesiswaan. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap siswa dalam mengembangkan potensi kepemimpinan, bakat minat, serta pembentukan karakter akhlak mulia yang siap bersaing secara global.
Transformasi Ekosistem Karakter Siswa
🎯 Visi Kesiswaan
Data Visi belum tersedia.
🚀 Misi Utama
- Data Misi belum tersedia.
Nama Pejabat Belum Diatur
Wakasek Bidang Kesiswaan
Klik foto untuk memperbesar"Pendidikan bukan sekadar mengisi wadah kosong dengan angka akademis, melainkan menyalakan api karakter, kepemimpinan, dan kemandirian siswa agar siap menghadapi tantangan zaman sesungguhnya."
Program Kerja & Kegiatan Unggulan
Agenda terstruktur tahunan demi menciptakan sinergi organisasi dan pengembangan diri siswa.
Daftar Pilihan Ekstrakurikuler
Kami mewadahi seluruh eksplorasi bakat siswa untuk tumbuh seimbang di dalam dan luar kelas.
Organisasi Utama
Kelompok Sportif
Akademik & Rohani
Kebijakan Pembiasaan Karakter Siswa
Disiplin di sekolah kami tidak diarahkan kepada hukuman fisik semata, melainkan mengedepankan kesadaran rasional siswa (*restorative justice*). Kami membiasakan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) setiap harinya.
⏰ Ketepatan Waktu Belajar
Siswa wajib berada di dalam area lingkungan sekolah selambat-lambatnya jam 07.00 WIB untuk memulai doa bersama.
👔 Kerapian & Atribut Seragam
Seragam wajib dikenakan rapi, lengkap dengan dasi, sabuk, lambang OSIS, serta tanda pengenal masing-masing.
🚫 Kampanye Anti Perundungan & Narkoba
Tindakan kekerasan fisik, verbal, perundungan siber, ataupun membawa zat berbahaya akan diproses konseling tegas.
🛡️ 4 Pilar Utama Karakter Siswa
01. Integritas Tinggi (Kejujuran)
Mengutamakan kejujuran dalam ujian, tugas, serta bersikap adil sesama rekan.
02. Tanggung Jawab Sosial
Aktif berpartisipasi menjaga kebersihan kelas, sekolah, serta empati kepada teman.
03. Menghargai Keragaman
Saling menghormati perbedaan suku, agama, ras, latar belakang ekonomi, tanpa diskriminasi.
04. Semangat Juang Pantang Menyerah
Memandang setiap kegagalan belajar sebagai tantangan untuk mencoba kembali.